08.00 - 17.00 WIB
0821.4099.8280
0821.4099.8280
Jumlah = pcs
Keranjang

Anak Tantrum Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Sunday, March 22nd 2015.
Anak Tantrum

Anak Tantrum

Anak Temper Tantrum Berubah Seiring Bertambahnya Usia

Anak-anak pasti menangis ketika menginginkan sesuatu atau merasa tidak nyaman. Inilah perilaku yang disebut temper tantrum. Orang tua sebaiknya memahami kondisi si kecil agar bisa menghadapi mereka ketika tantrum.

Sebagian anak memiliki intensitas tantrum yang lebih tinggi dibanding dengan anak yang lain. Situasi lain yang bisa memicu anak menjadi tantrum adalah perasaan tidak nyaman seperti lapar, lelah dan stimulasi yang berlebihan. Anak mempunyai kebutuhan-kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti memiliki waktu tidur dan kebutuhan makan yang cukup. Apabila semua itu tidak terpenuhi, maka anak akan cenderung tantrum.

Stimulasi yang berlebihan seperti mengajak anak ketempat keramaian saat mereka lelah juga akan memicu perilaku anak tantrum pada anak. Penyebab lainnya adalah ketika anak dihadapkan pada situasi yang tidak menyenangkan, misalkn orangtua mengambil mainan anak. Anak bakal frustasi karena barang yang disukainya diambil.

Ketika anak mengalami temper tantrum, maka peran orang dewasa terutama orang tua menjadi penting. Anak membutuhkan bantuan agar bisa mengekspresikan perasaan marah dengan tepat.

Perilaku anak temper tantrum antara lain seperti memukul, menendang, melempar, merengek, berteriak, bergulung-gulung di lantai, hingga menahan nafas mereka sendiri. Temper tantrum cukup wajar terjadi pada anak usia 1 sd 3 tahun.

Pada usia itu, anak memiliki kebutuhan menjadi mandiri sehingga dia ingin melakukan semua aktivitasnya tanpa bantuan orang lain. Hanya saja mengingat usia mereka masih muda dengan perkembangan fisik yang masih terbatas, anak menjadi frustasi ketika tidak dapat melakukan suatu kegiatan dengan benar.

Temper Anak Tantrum Dapat Berkurang

Temper tantrum tidak terjadi pada satu rentang usia tertentu saja. Namun temper tantrum juga akan berubah seiring dengan perkembangan fisik dan emosi anak. Hampir di setiap rentang usia itu, ada hal yang berbeda yang dihadapi mereka sehingga menjadi tantrum.

Usia 1 hingga 2 tahun

Anak-anak sudah memahami banyak hal yang terjadi di sekitarnya. Namun, kekayaan bahasanya belum memadai sehingga mereka tidak dapat mengungkapkan apa yang mereka inginkan. Hal inilah yang membuat anak frustasi sebab tidak dapat berinteraksi secara tepat kepada orang lain, atau belum bisa melakukan sesuatu sesuai keinginan. Nah, kendala yang muncul juga karena orang dewasa di sekitarnya tidak memahami keinginan mereka.

Usia 3 tahun

Kekayaan bahasa anak semakin meningkat sehingga umumnya perilaku temper tantrum juga semakin menurun. Namun tidak sedikit pula anak usia ini mempelajari bahwa temper tantrum adalah cara terbaik untuk memperoleh apa yang mereka inginkan.

Usia 4 tahun

Anak lebih mampu mengekspresikan keinginannya kepada orang lain. Disamping itu, anak juga sudah lebih mampu melakukan kontrol terhadap gerakan tubuhnya. Pengalaman dari kehidupan sehari-hari yang dilaluinya membantu mereka mencari jalan keluar ketika menghadapi situasi yang kurang menyenangkan.

Dengan demikian, tampak bahwa usia akan mempengaruhi anak dalam berperilaku. Semakin besar usia anak seharusnya semakin mampu mengontrol emosi sehingga perilaku temper tantrum akan berkurang.

Ingin membaca tips komunikasi dengan anak yang lain? Silahkan klik disini.

Rp 190.000
Rp 160.000
Rp 155.000
Rp 155.000
Rp 120.000
Rp 160.000